Ammar Finance

← Semua tulisan

My Mistake on FIRE

Hidup dengan gaya frugal living bukanlah hal yang berat bagi saya. Sejak dulu saya berusaha hidup seefisien mungkin, baik dari segi waktu, tenaga, maupun uang. Itulah salah satu alasan saya suka membaca buku: untuk mencapai efisiensi dari sumber daya yang saya miliki.

Hal ini juga didukung oleh partner saya yang juga orang sederhana, walaupun kami berdua berasal dari latar belakang yang berbeda. Saya datang dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, sedangkan dia dari keluarga ekonomi menengah ke atas. Syukurnya, kami berdua memiliki visi yang sama terkait finansial.

Saat ini, dapat dikatakan kami sudah memiliki penghasilan yang lebih dari cukup. Alhamdulillah.

Walaupun begitu, kami masih hidup sederhana dan tidak overindulgence. Hal ini berangkat dari pengamatan kami terhadap kebanyakan orang yang hidup paycheck to paycheck. Kami tidak ingin hidup seperti itu. Kami ingin memiliki kebebasan waktu dan finansial. Sejak sebelum menikah, kami sudah membicarakan pengaturan keuangan. Hal ini penting karena kami tahu salah satu penyebab masalah dan pertengkaran terbesar dalam keluarga adalah uang. Sejak awal kami sepakat untuk debt free (tidak meminjam dan tidak meminjamkan uang), hidup minimalis, dan menjalani frugal living.

Kami mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran dengan aplikasi di handphone. Saya percaya kita tidak bisa memengaruhi suatu variabel jika tidak memiliki data dari variabel itu. Setiap bulan kami mendiskusikan cash flow masing-masing dan saling bersaing menjadi yang paling hemat. Sebuah persaingan yang menarik dan sangat berguna.

Namun ada saatnya saya merasa I take it too far

Beberapa kali saya merasa terlalu frugal sampai menyulitkan diri sendiri dan orang-orang di sekitar saya. Berkebalikan dari orang pada umumnya, saya justru menganggap sesuatu yang sebenarnya kebutuhan sebagai keinginan.

Sampul buku Playing with FIRE karya Scott Rieckens

Hingga akhirnya saya membaca buku karya Scott Rieckens berjudul Playing with FIRE (Financial Independence Retire Early): How Far Would You Go for Financial Freedom?

Di buku tersebut dijelaskan bahwa konsep FIRE sebenarnya sederhana: kita hanya perlu berfokus mencari titik keseimbangan antara kebahagiaan diri saat ini dan diri di masa depan.

“…any frugality that causes harm and stress to our lives does not qualify as a principle of FIRE.”

Kita hanya perlu menjadi individu yang bijak: tidak berlebih-lebihan dalam belanja, tapi juga tidak menyulitkan diri sendiri. Tidak apa-apa mengeluarkan uang untuk membeli suatu barang jika barang itu memang dibutuhkan dan memberikan nilai.

Selain itu, saya juga kembali teringat perkataan Marcus Aurelius:

“Be tolerant with others and strict with yourself.”

Marcus Aurelius

It’s okay jika saya sangat strict dan disiplin dalam hal finansial terhadap diri sendiri, namun saya juga perlu bersikap fleksibel terhadap orang lain. Pada dasarnya setiap orang memiliki sudut pandang yang beragam dan threshold self-control yang berbeda-beda.

Konsultasi satu sesi

Mau ngobrol soal keuanganmu?

· · online atau tatap muka