Cutting Expenses or Increasing Income?
Mana yang lebih utama untuk mencapai kebebasan finansial: mengurangi pengeluaran atau meningkatkan pemasukan?
Pertanyaan ini sudah lama ada di benak saya. Idealnya tentu keduanya: mengurangi pengeluaran sambil menambah pemasukan. Tapi kalau harus memilih mana yang jadi prioritas, apa jawaban yang paling tepat?
Menurut hemat saya, begini jawabannya.
Di awal karier: kurangi pengeluaran
Di awal karier, sewaktu penghasilanmu masih tergolong kecil, fokuslah mengurangi pengeluaran. Jika memungkinkan, kurangi atau bahkan hilangkan semua pengeluaran yang tidak benar-benar diperlukan.
Kurangi jajan, unsubscribe semua platform berbayar, jangan makan di luar, dan cari hobi yang tidak perlu mengeluarkan uang.
Tabung uang itu sebanyak-banyaknya dan sekonsisten mungkin. Setelah tabunganmu mencapai jumlah yang signifikan, ada 2 pilihan: membuka keran pemasukan lain dengan memulai usaha, atau mulai berinvestasi.
Mana yang kamu pilih tergantung preferensi dan kondisimu sendiri. Tapi jika memungkinkan dan ada kesempatan, saya sarankan pilihan pertama.
Berbisnis adalah cara paling efektif dan cepat untuk mengumpulkan uang, walaupun risikonya juga sudah pasti sangat besar. Jadi, pertimbangkan baik-baik. Jika kamu berani mengambil risiko, siap kehilangan uang yang sudah kamu tabung bertahun-tahun, siap menanggung kerugian, menghadapi masalah setiap hari, dan hidup dalam ketidakpastian, silakan mulai berbisnis. Jika tidak, jangan coba-coba.
Opsi kedua cenderung lebih aman, tetapi pertumbuhan uangmu tidak setajam berbisnis.
Jika memilih berinvestasi, saran saya jangan mulai sebelum membaca paling tidak 5 buku ini:
- Just Keep Buying
- The Simple Path to Wealth
- The Richest Man in Babylon
- The Index Card
- The Latte Factor
Setelah “cukup”: tambah pemasukan
Setelah tabunganmu mencapai level tertentu dan penghasilan per bulanmu sudah “cukup”, fokus selanjutnya adalah menambah pemasukan. Jangan habiskan energi memikirkan pengeluaran kecil, seperti beli kopi, makan di kafe, atau memilih paket internet.
Di tahap ini, sebisa mungkin belilah waktu, yaitu dengan membeli barang atau jasa yang memberimu waktu lebih untuk aktivitas yang lebih penting.
Kamu bisa memakai jasa laundry, membeli bensin nonsubsidi agar tidak lama mengantre, membayar tukang untuk memperbaiki kerusakan di rumah, hingga makan di restoran atau kafe untuk menghemat waktu dan energi.
Yang harus menjadi fokusmu di sini adalah growth. Jika berbisnis, pikirkan strategi pertumbuhan dan scale up. Jika berinvestasi, fokuslah untuk sama sekali tidak menyentuh instrumen investasimu dan rutin menambahnya sesering mungkin.
Catatan: tulisan ini sebenarnya hasil perenungan dan pencarian jawaban untuk diri sendiri. Kata “kamu” di tulisan ini merujuk pada diri saya sendiri.
Konsultasi satu sesi
Mau ngobrol soal keuanganmu?
· · online atau tatap muka